Menu

Mode Gelap
Gelar Rapat Perdana Pembahasan LKPJ, Pansus DPRD Minta Pemda Purwakarta Tindaklanjuti Rekomendasi Lionel Messi Dikeluarkan dari Squad PSG vs Brest Gempa Banten Dirasakan Hingga Sumatera, 257 Rumah Hancur Kementerian Keuangan Minta BUMN Penerima PMN Berbenah Pupuk Subsidi Bermasalah, Harga Melejit Petani Menjerit

Kabar Daerah · 15 Jan 2022 12:28 WIB ·

Pupuk Subsidi Bermasalah, Harga Melejit Petani Menjerit


					Pupuk Subsidi Bermasalah, Harga Melejit Petani Menjerit Perbesar

PURWADAKSI NEWS – Diawal tahun 2022 ini harga pupuk mengalami kenaikan yang sangat drastis daripada harga sebelumnya pada priode yang sama.

Kenaikan harga pupuk secara signifikan membuat para petani di daerah menjerit. Padahal, petani adalah ujung tombak dalam masa depan ketahanan pangan di Indonesia.

Sehingga kebutuhan mendasar petani seperti pupuk tidak boleh terabaikan dari perhatian stakeholder terkait.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah secepatnya meningkatkan subsidi pupuk kepada petani menjadi dua kali lipat.

“Pemerintah tidak boleh abai subsidi pupuk harus segera ditingkatkan minimal dua kali lipat dari yang ada sekarang,” ujarnya, dikutip dari rilis DPR, Sabtu 15/1/2022).

Politisi yang merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut, hingga hari ini distribusi pupuk belum mencapai angka 50 persen dari jumlah permintaan subsidi yang harus diproduksi.

“Sekaligus pemerintah agar melakukan penataan pada proses distribusi dan penyaluran pupuk subsisdi yang menggunakan APBN kita,” katanya.

Pimpinan DPR yang akrab disapa Gus AMI itu mengatakan, pihaknya akan memanggil kementerian terkait guna menelusuri penyebab adanya persoalan pupuk subsidi tersebut.

“DPR akan menelusuri masalah melalui lembaga terkait agar tuntutan yang sudah lama membuat para petani kita menderita tidak diabaikan,” katanya.

Menurutnya, kelangkaan pupuk yang telah terjadi sejak lama tidak ditangani dengan sungguh-sungguh oleh para pemangku kepentingan.
Padahal, sambung Gus AMI, sejumlah petani dari beberapa daerah secara langsung sudah menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi terkait permasalah tersebut.

“Kondisi ini jadi pertanda bahwa pemerintah harus mengambil langkah darurat untuk melakukan penanganan serius agar keluhan para petani tidak berkepanjangan,” tuturnya.

Ia juga mengklaim telah mendorong Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan lembaga terkait lainnya melakaukan koordinasi untuk langkah konkret.

“Kelangkaan pupuk berkepanjangan dalam 10 tahun terakhir ini, Pak Jokowi baru mendapat keluhan ketika berkunjung ke Indramayu beberapa waktu yang lalu,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penjabat Kepala Daerah Diharapkan Profesional dan Netral dalam Pilkada 2024

12 June 2022 - 11:13 WIB

Komisi II DPRD Purwakarta Carikan Solusi Soal Harga Elpiji 3 Kg

19 April 2022 - 23:10 WIB

3.078 Rumah Rusak Diguncang Gempa Banten 6,6 SR

19 January 2022 - 10:07 WIB

Gempa Banten Dirasakan Hingga Sumatera, 257 Rumah Hancur

15 January 2022 - 19:52 WIB

Tingkat Kehadiran ASN Purwakarta 100 Persen

3 January 2022 - 15:02 WIB

Trending di Kabar Daerah